Sektor industri kreatif diprediksi akan menjadi
tulang punggung perekonomian Indonesia di masa yang akan datang. Sebab,
Indonesia tidak akan selamanya bergantung pada eksploitasi sumber daya alam
yang jumlahnya semakin terbatas. Kekuatan industri kreatif lebih bergantung
kepada keunggulan sumber daya manusia. Berbagai ide kreatif seperti karya
seni, arsitektur, buku, inovasi teknologi dan animasi akan mendorong
lahirnya jenis usaha industri kreatif.
Pemerintah saat ini sedang berusaha untuk mendorong
perkembangan industri kreatif di Indonesia dan terus menerus memperbaiki
kebijakan mengingat pentingnya industri kreatif dalam kontribusinya untuk
pertumbuhan perekonomian. Seiring dengan kemajuan teknologi, sektor
industri kreatif Indonesia mempunyai potensi yang sangat terbuka luas
untuk digarap dan dikembangkan oleh para pelaku usaha, meskipun mensyaratkan
harus mempunyai kreativitas tinggi.
Kontribusi Konsep
Industri Kreatif
Konsep industri kreatif yang mengutamakan kreativitas dan informasi Sumber Daya Manusia (SDM)
sebagai faktor produksi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan
terhadap perekonomian. Sebagai contoh, kontribusi yang disumbangkan oleh
industri kreatif di beberapa negara seperti Singapura dan Inggris berkisar
antara 2,8% sampai dengan 7,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Selain itu, tingkat pertumbuhan industri kreatif di Inggris dan Australia
berkisar antara 5,7% dan 16%, dan tingkat penyerapan tenaga kerja di Singapura
dan US antara 3,4% sampai dengan 5,9% (Studi Industri Kreatif Indonesia,
2007).
Di Indonesia pada tahun 2015,
industri kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,39% terhadap PDB atau
sebesar Rp852,56 triliun. Pada tahun 2016 kontribusinya meningkat tipis sebesar
7,44% terhadap PDB atau sebesar Rp922,59 triliun.
Apa saja yang Masuk ke
Dalam Industri Kreatif ?
Yang dimaksud industri
kreatif adalah jenis industri yang fokus pada kreatifitas, ketrampilan,
bakat dan inovasi seseorang untuk menghasilkan produk atau karya yang
bernilai ekonomi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan menambah
lapangan pekerjaan.
Dalam memahami hubungan
kreativitas dengan industri kreatif, maka kreativitas bukan hanya berasal dari
karya seni, tetapi juga berasal dari ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan
teknologi informasi.
Pengertian Industri Kreatif
Menurut Wikipedia, industri kreatif diartikan
sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau
penggunaan pengetahuan dan informasi. Industri kreatif dikenal juga dengan nama
lain Industri Budaya atau juga Ekonomi Kreatif (Wikipedia).
Pengertian Industri Kreatif Menurut Para
Ahli
- UK
DCMS (1998)
Industri kreatif adalah industri yang berasal dari
kreativitas, ketrampilan dan bakat seseorang yang secara potensial mampu untuk
menciptakan kekayaan dan lapangan pekerjaan melalui eksploitasi dan
pembangkitan daya cipta dan kekayaan intelektual individu tersebut.
- Howkins
(2001)
Industri kreatif adalah industri yang
mempunyai ciri-ciri keunggulan pada sisi kreativitas untuk menghasilkan
berbagai desain kreatif yang melekat pada produk atau jasa yang dihasilkan.
- Institute
For Development Economy and Finance (2005)
Industri kreatif adalah proses peningkatan nilai
tambah hasil yang berasal dari eksploitasi kekayaan intelektual berupa
kreativitas, keahlian dan bakat individu menjadi suatu produk yang dapat
dijual.
- Simatupang
(2007)
Industri kreatif adalah industri yang mengandalkan
ketrampilan, talenta dan kreativitas yang berpontensi untuk meningkatkan
kesejahteraan
- Departemen
Perdagangan Republik Indonesia (2008)
Industri kreatif adalah industri yang berasal dari
pemanfaatan kreativitas, ketrampilan dan bakat individu untuk menciptakan
kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya
kreasi dan daya cipta individu tersebut.
- UNCTAD
(2010)
Industri kreatif dapat didefinisikan sebagai konsep
yang berkembang berdasarkan aset kreatif yang berpotensi menghasilkan
pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.
Ciri-Ciri Industri Kreatif
Industri kreatif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut
:
- Unsur
utamanya kreativitas, keahlian, dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan
melalui penawaran kreasi intelektual.
- Berbasis
pada ide atau gagasan.
- Produk
yang dihasilkan merupakan produk kreatif yang mempunyai siklus hidup
singkat, resiko tinggi, margin yang tinggi, keanekaragaman tinggi,
persaingan tinggi, dan mudah ditiru.
- Penyediaan
produk kreatif langsung pada pelanggan dan mendukung penciptaan nilai
kreatif sektor lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan
pelanggan.
- Dibutuhkan
kerjasama dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak yang berperan
dalam industri kreatif, seperti kaum intelektual, dunia usaha, dan
pemerintah.
- Industri
kreatif dapat dikembangkan secara luas dan tidak terbatas di berbagai
bidang usaha.
- Konsep yang dibangun bersifat relatif.
Manfaat Industri Kreatif
Memasuki era digital, peluang industri kreatif
semakin menemukan titik cerah. Besarnya perhatian masyarakat akan sesuatu yang
unik, berbeda, dan menarik, tentunya menjadi segmentasi tersendiri.
Berikut adalah manfaat-manfaat industri kreatif yang
akan memberikan perubahan besar dan solusi paling aktual, antara lain :
- Inovasi
Baru Semakin Berkembang dengan Cepat
Inovasi baru diciptakan dalam rangka memenuhi
kebutuhan hidup dan membuat kehidupan menjadi lebih mudah dan praktis.
Seiring kemajuan teknologi khususnya dalam bidang internet, maka semakin
memudahkan berkembangnya ide dan gagasan inovatif yang hasilnya membuat
masyarakat lebih mudah, praktis dan cepat dalam memenuhi kebutuhan. Contoh yang
sekarang sedang terjadi adalah
cukup menggunakan smartphone kita bisa memesan ojek,
taxi, makanan, pesan tiket, hotel bahkan belanja secara online.
- Membuka
dan Menambah Lapangan Kerja
Produk-produk inovatif banyak bermunculan dengan
adanya industri kreatif yang akan membuka pasar baru dalam berbisnis, sehingga
terciptalah lapangan kerja baru yang secara otomatis mengurangi angka pegangguran.
Pastinya ini akan menyediakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat,
apalagi kalau didukung oleh pemerintah dalam penyediaan tempat dan sarana serta
kebijakan yang baik.
- Nilai
dan Kualitas Suatu Produk semakin Meningkat
Kemudahan dan kecepatan akses informasi untuk
menjangkau masyarakat saat ini memunculkan berbagai ide kreatif untuk
menghasilkan produk inovatif yang mempunyai nilai dan kualitas semakin
baik. Semakin banyaknya persaingan dan semakin meningkatnya kesadaran
masyarakat akan produk yang aman dan berkualitas maka semakin banyak juga
inovasi yang dilakukan di dalam produk untuk menghasilkan kualitas yang prima.
- Manusia
Dituntut Semakin Kreatif
Jika tidak kreatif dengan adanya industri
kreatif maka manusia tersebut akan ketinggalan jaman.
Manusia akan berusaha lebih keras menemukan ide baru
yang lebih unik dan berbeda dengan yang lain agar dapat bersaing di dunia
bisnis semakin ketat kompetisinya . Dengan demikian manusia sekarang harus
lebih kreatif untuk memenuhi kebutuhan agar tidak tertinggal dengan yang lain.
Kemajuan teknologi yang memungkinkan
akses informasi lebih cepat, membuat orang semakin cepat mendapatkan informasi,
mengetahui perkembangan dunia, dan melihat masalah-masalah yang ada di
dunia serta kemajuan teknologi lainnya.
Dengan adanya akses yang mudah dan semakin cepat
seperti ini akan melahirkan manusia-manusia yang lebih kreatif dalam melihat
dan memberikan sebuah solusi yang dibutuhkan masyarakat.
- Persaingan
yang Kompetitif dan Masuk Akal
Para pelaku bisnis akan selalu berusaha agar bisa
menghasilkan produk yang menjadi market leader. Banyak pula lahir pebisnis baru
dalam menciptakan produk-produk kreatif dan inovatif. Mereka harus bisa
memahami trending kebutuhan masyarakat yang sedang berkembang, serta mampu menganalisis
segala kemungkinan yang terjadi dalam menjual produk atau jasa mereka.
Mereka harus bisa bersaing secara sehat dengan para
kompetitor dengan menawarkan keunggulan dan keunikan produk atau jasa mereka
kepada masyarakat. Sehingga persaingan usaha menjadi kompetitif secara
alami.
- Pertumbuhan
Ekonomi
Industri kreatif saat ini menjadi sektor
ekonomi yang semakin berkembang serta memiliki peranan penting. Industri kretif
banyak melahirkan bidang usaha baru. Bidang usaha tersebut yang akhirnya
berkontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi, mulai
peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, jumlah perusahaan, hingga
pasar ekspor. Sehingga dapat memberikan dampak sosial paling luas dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Contoh Industri Kreatif di Indonesia
Contoh Industri Kreatif di Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui Bekraf (Badan Ekonomi
Kreatif) telah mengelompokkan industri kreatif menjadi 16 sub sektor yang
menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Ke 16 sub sektor tersebut adalah
aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain
komunikasi visual, desain produk, fashion, film,
animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan,
seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.
- Aplikasi
dan Pengembang Permainan
- Arsitektur
- Desain
Interior
- Desain
Komunikasi Visual / Desain Grafis
- Desain
Produk
- Film
/ Audio Visual
- Fasion
- Fotografi
- Kuliner
- Kerajinan
Tangan
- Musik
- Penerbitan
- Perikanan
- Seni
Pertunjukan
- Seni
Rupa
- Digital
Kreatif
- TV/Radio
(Podcat/YuTub Channel)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar