PR (Public Relation) adalah upaya
yang sengaja, direncanakan, dan dilakukan terus menerus untuk membangun dan
menjaga adanya saling pengertian antar organisasi dengan publiknya
(ipr)
Denny Griswold, uitgever
van Public Relations News, NY
Fungsi manajemen
yang mengevaluasi perilaku publik,
mengidentifikasi
kebijakan dan prosedur organisasi dengan interes publik
dan melaksanakan
program tindakan (komunikasi) untuk mendapatkan pemahaman dan pengertian publik
EL Berneys, USA,
1956
PR merupakan upaya
dengan menggunakan informasi persuasi dan penyesuaian untuk menghidupkan
dukungan publik atas suatu kegiatan, atau suatu sebab
~ PR bukan bagian Marketing. PR memberikan layanan kepada
bagian marketing, memberikan jasanya kepada organisasi
~ Promosi merupakan pelayanan khusus (dg fungsi dan
falsafah PR), langsung dan tidak dalam membantu Marketing-nya secara preventif
atau pun kreatif, demi kepentingan dan keuntungan semua pihak.
Perkembangan PR dari awal hingga sekarang ;
* 1945-1968
: Publik Relation mulai terbuka dan banyak mengetahui
* 1968 :
di Belanda berkembang ke arah ilmiah; NY berkebang ke arah bisnis
* 1968-1979:
Public Relation dikembangkan ke berbagai bidang
* 1979-1990:
PR, mualai lebih profesional dan berkembang internasional memasuki globalisasi (mental dan kualitas)
* 1990
– sekarang: Perubahan mental, kualitas, pola pikir, pola pandang,
sikap, dan pola perilaku secara nasional/internasional
Mereka mengubah PR
dari sebuah KONSEP menjadi PROFESI
Ivy Ledbetter Lee (The Father of Public Relations)
Gagasan pembaharuan
Lee dikenal :Declaration of Principle, intinya: publik tidak
boleh dibaiakan oleh manajemen, publik tidak boleh dianggap bodoh oleh pers.
4 unsur yang terkandung dalam PR (Publick Relation)
:
- PR merupakan falsafah manajemen yang bersifat sosial
- PR merupakan perwujudan falsafah tersebut pda tataran kebijaksanaan
- PR merupakan komunikasi dua arah yang menunjang keberhasilan kebijakan itu dengan menjelaskan, menginformasikan, mempertahankan atau mempromosikannya kepada publik sehingga tercipta saling pengertian dan etiket baik
- PR merupakan suatu cara pendekatan untuk menciptakan opini publik
Evolusi Konsep
Public Relations
•
Kepentingan Bisnis :
propaganda
–
Satu arah atau persuasif dalam
bentuk publisitas
•
Perilaku korporasi :
membantu korporasi menyesuaikan diri dengan lingkungannya
–
Manajemen konseling terhadap perubahan
yang dibutuhkan korporasi
Fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan
hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang
mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi (cutlip, Center & Broom)
Fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap publik,
mengidentifikasi kebijakan dan prosedur individual dan organisasi yang punya
kepentingan publik, serta merencanakan dan melaksanakan program aksi dalam
rangka mendapatkan pemahaman dan penerimaan publik (PR News)
Unsur-unsur dalam Definisi PR
•
Melakukan program terencana dan
berkesinambungan sebagai bagian dari manajemen organisasional
•
Menangani hubungan antara organisasi
dengan stakeholedernya
•
Memonitor kesadaran, opini, sikap dan
perilaku di dalam dan diluar organisasi
•
Menganalisis dampak dari kebijakan,
prosedur dan aksi terhadap stakeholder
•
Mengidentifikasi kebijakan, prosedur dan
tindakan yang bertentangan dengan kepentingan publik dan kelangsungan hidup
organisasi
•
Memberi saran kepada manajemen dalam hal
kebijakan baru
•
Membangun da mempertahankan komunikasi 2
arah
•
Menciptakan perubahan yang terukur dalam
kesadaran, opini, sikap dan perilaku didalam dan diluar organisasi.
Hubungan Masyarakat
Atau
sering disingkat "Humas" adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga
dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi.
Menurut IPRA
(International Public Relations Association) Humas adalah fungsi manajemen dari
ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta
atau publik (public) untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari
mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini public
di antara mereka.
Konsep dasar Humas
diperkenalkan pada tahun 1906 oleh Ivy Lee saat ia berhasil menjembatani
konflik buruh batubara dan pengusaha. Konsep ini lalu dikenal sebagai
''Declaration of Principle'' (Deklarasi Azas-Azas Dasar) yaitu prinsip yang
terbuka dan tidak menyembunyikan data dan fakta.
Perkembangan Humas sekarang
— Perubahan
mental, kualitas, pola pikir, pola pandang, sikap dan pola perilaku secara
nasional dan internasional.
— Membangun
kerjasama secara lokal, nasional dan internasional.
— Saling
belajar di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan iptek sesuai kebutuhan
era global / informasi.
"Pekerjaan
seorang humas" adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh seorang [[humas]] dalam
mempromosikan pengertian dan pengetahuan akan seluruh fakta-fakta tentang
runtutan situasi atau sebuah situasi dengan sedemikian rupa sehingga
mendapatkan [[simpati]] akan kejadian tersebut.
Humas adalah sebuah
proses yang terus menerus dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh kemauan
baik dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih luas. Dalam
pekerjaannya, seorang humas membuat analisis ke dalam dan perbaikan diri, serta
membuat pernyataan-pernyataan keluar.
Menurut Edward
L.Bernays humas memiliki fungsi sebagai berikut :
— Memberikan penerangan kepada publik,
— Melakukan persuasi kepada publik untuk mengubah sikap dan
tingkah laku publik
— Upaya untuk menyatukan sikap dan perilaku suatu lembaga
sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat, atau sebaliknya.
Pentingnya humas untuk membentuk
— Kesan (image)
Kesan disini
berarti "gambaran yang diperoleh seseorang tentang suatu fakta sesuai
dengan tingkat pengetahuan dan pengertian mereka (terhadap suatu [[produk]],
orang, atau situasi)".
— Pengetahuan dan pengertian
Humas memiliki peran penting dalam membantu
menginformasikan pada publik internal (dalam organisasi) dan publik eksternal
(luar organisasi) dengan menyediakan informasi [[akurat]] dalam format yang
mudah dimengerti sehingga ketidak-pedulian akan suatu organisasi, produk, atau
tempat dapat diatasi melalui pengetahuan dan pengertian.
— Menciptakan ketertarikan
Humas juga harus dapat menciptakan ketertarikan
[[publik]] dalam suatu situasi atau serial situasi, yang bisa jadi berpengaruh
besar dalam suatu [[organisasi]] atau sekelompok orang,Menggunakan strategi kehumasan dalam hal ini bisa menjadi
sangat efektif.
— Penerimaan
Masyarakat mungkin bersikap melawan pada sebuah situasi
karena mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi, atau mengapa hal tersebut
terjadi. Profesi humas mempunyai peran kunci untuk menjelaskan sebuah situasi
atau kejadian dengan sejelas-jelasnya sehingga ketidak-pedulian, dan bahkan
sikap menentang, yang menjadi atmosfer disekelilingnya dapat diputar menjadi
pengertian dan penerimaan.
— Simpati
Dengan mengemukakan informasi secara jelas dan tidak
bias, umumnya merupakan cara yang berhasil untuk meraih simpati.
— Kesalahan umum
Kesalahan umum yang terjadi adalah [[program humas]]
dianggap sebagai program jangka pendek, dan program penanggulangan reaktif saat
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kala hubungan dengan masyarakat menjadi
buruk.
Tujuh puluh persen
dari kegiatan seorang humas berhubungan dengan tulis menulis selain tugas-tugas
lainnya. Diantaranya adalah
+ Merancang pesan tematik agar pesan yang disampaikan oleh
organisasi memiliki keseragaman/ keterkaitan pesan. Contoh: [[Bank Niaga]] saat
menggelar tema "Cinta".
+ Melakukan segmentasi media, dimana seorang humas harus
mampu memformulasikan keseimbangan saling dukung antara media cetak dan
elektronik.
+ Komunikasi interaktif. Contohnya beberapa organisasi
dalam merancang logonya melakukan pelibatan konsumen dimana dilakukan kompetisi
merancang logo, contoh lain adalah rubrik konsultasi atau jasa layanan konsumen
melalui telpon.
+ Penjualan simpatik. Contoh: Aqua menyisihkan hasil
penjualan untuk pipa mengalirkan air di kawasan timur Indonesia.
+ Melakukan iklan layanan masyarakat.
+ Ajang pemasaran khusus dimana aktivitas dirancang untuk
melibatkan khalayak. Contoh: Ajang Jakarta Fair.
Setiap fungsi dan
tugas humas adalah menyelenggarakan publikasi atau menyebarluaskan informasi
melalui berbagai media tentang aktivitas atau kegiatan perusahaan atau
organisasi yang pantas untuk diketahui oleh publik.
Diantaranya adalah
— Siaran pers yaitu informasi yang mengandung nilai berita
dan disampaikan oleh publik melalui [[media massa]].
— Latar belakang (''Backgrounder'')
— Media internal
— Laporan tahunan
— Advetorial
— Profil perusahaan
— Lembaran berita (''Newsletter'')
— Prospektus
— Penulisan [[komentar pembaca]]
— Penulisah naskah pidato
— Iklan layanan masyarakat
HUMAS & PUBLIK RELATION
Di Indonesia telah byk digunakan istilah Public
Relations dengan menerjemahkan Humas atau kebalikannya. Namun sebenarnya yang
perlu digarisbawahi konsep Ivy L. Lee sebagai The Father of Public Relations,
yaitu:
Mempunyai kedudukan dlm posisi pimpinan atau sejajar
dg Top Manajemen. Diberi kebebasan utk ‘berprasangka’ dlm memberikan informasi
scr bebas dan terbuka.
FUNGSI PR
PR terlibat dan bersifat integratif dlm manajemen
organisasi tempat ia bekerja. PR hrs memberi identitas orgsinya dg tepat dan
benar serta mampu mengkomunikasikannya shg publik menaruh kepercayaan dan
mempunyai pengertian yg jelas dan benar thd orgsi tsb. Dg dmk pihak lain mau
dan tertarik dg senang hati, serta merasa puas membangun relasi maupun
menggunakan produk dan jasanya. Kesuksesan PR terletak pada apakah orgsi dan
produk atau jasanya diakui dan diterima publik.
PR secara terus menerus mengadakan komunikasi atau
dialog dg publik internal maupun eksternal.
PR merupakan instrumen dlm manajemen yg dg scr
kontinyu memberi informasi kpd klpk publik terkait. Informasi mengenai
peraturan orgsi dan tanggung jawab thd apa yang dilakukan organisasi.
PR merupakan fungsi manajemen, yg didasarkan pada
analisis thd pengaruh yg kuat dari lingkungan, apa efek dan dampaknya thd
publik internal atau eksternal, peraturan yg setelah diolah mjd perencanaan yg
nyata utk direalisasikan, demi keuntungan kedua belah pihak.
LANGKAH PR DALAM MELAKSANAKAN FUNGSINYA
— Tujuan
organisasi hrs jelas.
— Peninjauan
kembali demi pencapaian tujuan untuk keuntungan semua pihak.
— Membuat
konsep, kualitas produk atau jasa yg akan direalisasikan dg segala sesuatu yg
terkait shg bisa direalisasikan.
— Inventarisasi
pelanggan, apakah sdh sesuai dg rencana.
— Produk
atau jasanya apakah sdh benar sesuai kebutuhan organisasi demi keuntungan
bersama.
Lima tugas pokok PR sehari-hari adalah :
— Menyelenggarakan
dan bertanggung jawab atas penyampaian informasi kpd publik, agar mempunyai
pengertian yang benar tentang organisasi.
— Memonitor,
merekam dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum atau masyarakat.
— Memperbaiki
citra organisasi.
— Tanggung
jawab sosial.
— Komunikasi.
MEMBANGUN RELASI
— Berani
menunjukkan perhatian.
— Memberi
gambaran atau pandangan secara jelas.
— Mengurangi
atau menghilangkan ketergantungan.
— Membuka
jalan, arah supaya mitra wicara mampu mengatasi masalahnya.
— Mitra
wicara mengerti apa yang terbaik untuk dilaksanakan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar